Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Oktober 2017

Lacak posisi teman janjian menggunakan WhatsApp Live Location


Ketika janjian dengan teman untuk bertemu di sebuah tempat, kerap muncul pertanyaan “kira-kira berapa lama sampai di sini?”. Jawabannya acap kali kurang akurat, sebab tak ada yang tahu hambatan-hambatan selama perjalanan.

WhatsApp Live Location, Lokasi Whatsapp


Nah, WhatsApp memungkinkan pengguna saling berbagi dan melacak perjalanan teman secara real-time melalui fitur Live Location. Dengan begitu, tak perlu lagi ada kebohongan, pemberi harapan palsu, atau jawaban tak akurat yang berhubungan dengan lokasi.

Lantas, bagaimana cara memanfaatkan fitur tersebut? Pada ponsel Android, langkah pertama adalah membuka aplikasi WhatsApp yang sebelumnya sudah diperbarui lewat Google Play Store.

Selanjutnya buka ruang chat personal atau grup tertentu di WhatsApp. Tekan ikon untuk menyisipkan dokumen dan file, lalu pilih menu “Location”. Selanjutnya, pilih menu “Share Live location” di layar peta yang muncul kemudian.

Cara menggunakan Live Location WhatsAppWhatsApp

Jika baru pertama kali memanfaatkan Live Location, WhatsApp akan memberikan peringatan bahwa lokasi Anda bakal terlacak oleh teman personal atau grup di WhatsApp. Anda bisa menekan “Continue” kalau tak keberatan.

Selanjutnya pilih durasi membagi Live Location, mulai dari 15 menit, satu jam, hingga delapan jam. Anda bisa menyisipkan komentar pada pembagian Live Location tersebut, sebagaimana pantauan KompasTekno, Jumat (20/10/2017).

Jika Anda terlanjur memencet durasi tertentu dan ingin berhenti membagi lokasi sebelum durasi berakhir, bisa langsung menyetopnya dengan menekan “Stop Sharing” pada tautan Live Location yang dibagi ke teman.

Dari sisi pelacak, Anda cukup membuka tautan Live Location yang dibagikan. Khusus di grup, anggota-anggota yang turut membagi Live Location mereka di saat bersamaan akan muncul pada satu antarmuka peta digital WhatsApp. Anda bisa melacak teman A, B, dan C, sedang di mana dalam satu waktu.

Fitur ini sudah tersedia di Tanah Air, baik untuk pengguna Android maupun iOS. Selamat mencoba!

Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Editor: Reska K. Nistanto
Copyright Kompas.com

Minggu, 12 Februari 2017

Google Assisstant

Google Assistant Bakal Sambangi Smartphone Lain di Luar Pixel

Google Assistant adalah salah satu fitur andalan Google Pixel. Asisten virtual ini sebelumnya sudah tersedia di aplikasi chatting terbaru dari perusahaan tersebut, yakni Allo.

Google juga sempat menyebut fitur itu hanya hadir secara khusus untuk Pixel. Namun dalam informasi terbaru, asisten virtual itu dikabarkan juga akan menyambangi smartphone lain di luar seri Pixel.

Google Assisstant

Kabar ini pertama kali diketahui dari versi alpha dari aplikasi Google Now (versi 6.13) yang rilis beberapa waktu lalu. Sejumlah pengembang menemukan Google Now pada versi tersebut digantikan Google Assistant.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (13/2/2017), cara kerja fitur itu dapat digunakan sama seperti Google Now, begitu pula cara mengaktifkannya. Kendati demikian, saat melakukan percobaan, tak semua smartphone berhasil mengakses fitur anyar ini.

Setidaknya ada tiga seri smartphone yang diketahui berhasil mengakses fitur ini, yakni Nexus 6P, Samsung Galaxy Note 5, dan Alcatel Idol 4. Belum diketahui alasan Google mulai menggulirkan platform ini untuk smartphone lain. Terlebih, perusahaan yang kini dipimpin Sundar Pichai itu sempat menuturkan fitur tersebut hanya tersedia khusus di Pixel.

Namun tak sedikit yang memerkirakan kemunculan Google Assistant itu tak lain karena ada bug, sehingga salah membaca ketiga produk itu sebagai Google Pixel. Karenanya, tak dapat dipastikan apakah fitur ini benar-benar tersedia untuk smartphone selain Pixel.

Adapun Google Assistant adalah pembaruan Google Now yang mendukung percakapan dua arah dan pencarian lebih akurat. Google Assistant merupakan fitur yang memungkinkan pengguna Pixel membuat janji, bertanya soal informasi apa pun, termasuk terhubung dengan perangkat Google lain, seperti Google Home.

TIPS mengatasi jaringan wifi yang lelet

Koneksi nirkabel WiFi yang buruk bisa membuat orang merasa tertekan. Terutama ketika internet telah jadi bagian dari hidup sehari-hari, mulai dari hiburan sampai soal pekerjaan.

Namun Anda bisa tidak perlu panik bila koneksi WiFi di rumah mendadak terhambat. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek router yang Anda gunakan. Pasalnya, mulai dari posisi sampai pengaturan router ini akan berpengaruh pada kuat atau tidaknya sinyal WiFi.
Saat mengecek router Anda, pastikan Anda mencoba 10 langkah sederhana ini, seperti dilansir KompasTekno dari berbagai sumber, Minggu (12/2/2017).

jaringan komputer


1. Cek posisi router

Mengecek posisi router terkesan hal sepele, padahal efeknya bisa besar. Router bekerja mengirimkan sinyal ke semua arah. Karena itu, sebaiknya letakkan router di bagian tengah ruangan.

Bila router diletakkan di samping jendela, maka ada sinyal yang dikirimkan ke luar. Ini akan membuat WiFi tersebut sia-sia dan tidak menjangkau seluruh bagian ruangan.

2. Jangan diletakkan di lantai

Letakkan router di tempat yang tinggi, misalnya meja atau lemari. Posisi yang lebih tinggi akan menguntungkan karena router dirancang untuk mengirimkan sinyal ke bawah. Selain itu, lantai mengandung bahan semen, beton dan logam yang sulit ditembus oleh sinyal WiFi.

3. Letakkan router di tempat terbaik

Sinyal WiFi akan terpancar lebih kuat di dalam ruangan tempat Anda menyimpan router tersebut. Atas dasar itu, sebaiknya Anda meletakkan router tersebut dalam ruangan yang sering Anda tempati saat menggunakan internet.

4. Pilih tempat terbuka

Ada banyak bahan yang bisa menyerap sinyal router dan mengurangi kinerjanya. Untuk menjaga agar kinerja sinyal tetap optimal, sebaiknya Anda tidak meletakkan router di antara mebel berukuran besar dan dinding, atau di dalam lemari. Pilihlah posisi yang bebas himpitan serta membuat router tersebut dapat terlihat dari manapun.

5. Jauhkan dari elektronik lain

Jauhkan router Anda dari perangkat elektronik lain, seperti microwave, telepon nirkabel, serta TV. Perangkat apapun yang menghasilkan sinyal elektromagnetik bisa mengganggu dan melemahkan kinerja sinyal WiFi.

6. Atur antena agar berdiri

Atur agar antena router berada di posisi vertikal. Posisi ini akan membuat sinyal terpancar secara horizontal sehingga sinyal WiFi lebih mudah menjangkau seluruh bagian ruangan.

7. Periksa kekuatan sinyal

Ada sejumlah aplikasi, seperti atau yang dapat digunakan untuk keperluan ini. Saat mengecek sinyal, Anda bisa memetakan bagian mana yang menerima sinyal kuat dan mana yang menerima sinyal lemah.

8. Atur piranti lunak router

Anda juga bisa mempercepat koneksi WiFi dengan memasukkan pengaturan tertentu pada piranti lunak router. Akses menuju piranti lunak ini bisa dibuka melalui IP khusus. Anda bisa mengeceknya pada bagian bawah router atau pada panduan yang disertakan dalam boksnya.

Setelah masuk ke dalam menu pengaturan, ubahlah channel frekuensi router tersebut. Biasanya ada 14 channel yang bisa dipilih. Channel terbaik biasanya adalah 1, 6, dan 11. Channel tersebut cenderung minim gangguan karena jarang bersinggungan dengan channel yang digunakan orang lain.

Selain pengaturan channel, cek juga pemutakhiran firmware. Biasanya pembuat router akan mengeluarkan pemutakhiran firmware untuk memperbaiki kinerja perangkatnya.

9. Lakukan speed test

Lakukan speed test untuk mengetahui letak masalah koneksi Anda. Pertama cobalah melakukannya dengan koneksi WiFi, kemudian lakukan hal serupa menggunakan koneksi kabel. Jika keduanya sama-sama buruk, berarti masalah ada pada penyedia layanan internet Anda.

10. Beli router baru

Ini adalah jalan terakhir. Bila semua sudah dicoba dan Anda sudah memastikan masalah tidak berasal dari penyedia layanan internet, belilah router baru.

Jumat, 10 Februari 2017

Tanda - tanda kemungkinan Handphone anda disadap

3 tanda kemungkinan handphone anda telah disadap

Penasaran, seperti apa tanda-tanda sebuah smartphone telah disadap? Berikut ini ada 3 tanda sebuah ponsel telah disadap

telpon disadap


1. Konsumsi Data Berlebih

Tak dimungkiri, sebagian besar aplikasi yang ada di smartphone membutuhkan jaringan internet untuk dapat berjalan optimal. Untuk itu, pengguna smartphone selalu berusaha untuk terhubung dengan internet, baik dengan jaringan seluler atau Wi-Fi.

Namun, pengguna sebaiknya juga dapat memantau penggunaan konsumsi data dalam periode tertentu. Alasannya, konsumsi data yang berlebihan dan tak sesuai dengan penggunaan menjadi salah satu ciri ada masalah di smartphone tersebut.

Jika kamu tak menemukan sumber masalah yang mungkin terjadi, seperti aplikasi yang berjalan atau tethering internet, ada kemungkinan ada pihak lain yang 'menumpang' lalu lintas internet.

2. Pesan Aneh

Pesan mengganggu atau spam juga dapat menjadi salah satu indikator untuk mengetahui sebuah perangkat telah berhasil disusupi pihak asing. Karenanya, sebisa mungkin untuk tak mengabaikan begitu saja pesan yang tiba-tiba muncul dan berisi karakter, angka, atau simbol acak.

Penyerangan melalui pesan singkat semacam ini biasanya dilakukan oleh pelaku kejahatan siber. Bahkan, apabila berhasil menyusup ke perangkat korban, pihak penyerang dapat mengirim pesan tanpa diketahui oleh korban.

Pesan yang terkirim itu terkadang menjadi celah untuk menyerang korban lain yang diambil berdasarkan kontak korban pertama. Untuk itu perhatikan pesan yang terkirim dari perangkatmu, dan perhatikan apakah ada pesan yang dikirim tanpa persetujuan pengguna.

3. Aplikasi yang Tiba-tiba Terpasang

Hampir sebagian besar pengguna smartphone pasti menyadari aplikasi dan tampilan layar perangkatnya, tapi hal itu bukan berarti menghilangkan risiko kedatangan aplikasi berbahaya. Pada beberapa kasus, penyerang ternyata berhasil memasang aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna.

Terkadang aplikasi itu tak ditampilkan di layar smartphone, tapi dapat berjalan secara background. Untuk itu, perhatikan pula aplikasi yang sedang berjalan dan lihat apakah ada aplikasi yang tak biasa untuk memastikan perangkatmu baik-baik saja.

Kendati demikian, sebenarnya ada sejumlah cara untuk mencegah pihak lain berusaha untuk menyadap atau menyusup ke perangkatmu. Salah satu cara yang cukup mudah adalah selalu mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi.

Untuk diketahui, Apple dan Google sudah memiliki sistem penyaringan terlebih untuk memastikan sebuah aplikasi aman sebelum dilempar ke pasaran. Selain itu, selalu berhati-hati ketika membuka tautan atau pesan dari sumber tak jelas untuk mencegah penyusup bisa mengakses perangkatmu.

Kamis, 09 Februari 2017

Google Beri 5 Tips Aman Internetan

Setiap 7 Februari, netizen memperingati Hari Internet Aman Sedunia. Bertepatan dengan hari itu, Google memberikan berbagai tips aman untuk berselancar di dunia maya.

Tips tersebut diberikan langsung oleh Parisa Tabriz, Director of Engineering Google, melalui sebuah sesi wawancara jarak jauh. Ia sendiri saat ini bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dari produk Chrome.

Menurut Tabriz, saat terhubung ke internet, pengguna merasa aman karena berpendapat langsung terhubung ke situs web yang dituju dengan koneksi pribadi.

"Faktanya, tidak langsung terhubung perangkat ke web, harus melewati beberapa tahap," kata Tabriz kepada wartawan di Jakarta. Selalu ada kemungkinan pihak ketiga berupaya mengganggu koneksi tersebut.

Sementara para penyedia layanan berusaha mencegah intervensi keamanan di internet, sebaiknya pengguna juga menjaga diri.

Selain Director of Engineering Google, Tabriz juga dikenal sebagai "Security Princess" alias Putri Keamanan di Google. Ia mengawali karirnya sebagai hired hacker software engineer untuk tim keamanan Google.

Selain itu, ia juga mengajar di Harvard Kennedy School, menjabat sebagai konsultan untuk Gedung Putih Amerika Serikat, dan menjadi konsultan untuk beberapa penulis hiburan memahami dunia cyber security.

Parisa Tabriz, Putri Keamanan Google, saat memberikan tips seputar keamanan di dunia internetGoogle

Berikut adalah tips aman berselancar di internet yang diberikan Tabriz, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Antara, Rabu (8/2/2017).

1. Waspada gratisan
Jangan langsung percaya bila ada yang menawarkan bantuan atau sesuatu secara cuma-cuma di dunia maya. Penyerang akan meminta pengguna melakukan sesuatu yang membuat keamanan saat berselancar di internet berkurang.

2. Jangan pakai kata kunci yang sama
Biasakan untuk menggunakan kata kunci yang berbeda untuk setiap akun di media maya. Manfaatkan aplikasi password manager, seperti yang tersedia di Google Chrome, untuk membantu mengingat kata kunci.

3. Berhati-hati gunakan komputer bersama
Jangan masuk ke suatu akun menggunakan komputer bersama, terutama memverifikasi pengaturan keamanan akun. Aktifkan recovery e-mail di pengaturan akun Anda sehingga bila lupa atau terjadi sesuatu, akan mendapat akses melalui e-mail alternatif.

4. Ketahui perangkat lunak dan aplikasi yang dipasang
Anda sebaiknya mengetahui semua perangkat lunak dan aplikasi yang dipasang di perangkat, baik komputer maupun ponsel.

5. Perbarui program dan aplikasi
Pastikan memperbarui program dan aplikasi yang digunakan. Perangkat lunak selalu diperbarui untuk menambah performa dan keamanan.

Selasa, 20 Desember 2016

Pemerintah Indonesia Kejar Pajak dari Google

Sejak menolak diperiksa, kasus tunggakan pajak perusahaan internet raksasa asal Amerika Serikat (AS), Google mendapat sorotan publik. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak berjuang keras menagih utang pajak tersebut.

Bahkan pemerintah sempat melunak dengan membuka pintu negosiasi dengan dalam penyelesaian kasus pajaknya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv mengatakan, sejak Google menolak diperiksa pada September 2016, sejak itulah Ditjen Pajak menetapkan pemeriksaan bukti permulaan kepada perusahaan tersebut.

Hal ini berlandaskan saling membutuhkan dan tren di dunia yang membuka jalan damai melalui tax settlement (nilai tawaran penyelesaian tunggakan pajak), sebagai cara yang dipakai Ditjen Pajak.

Proses negosiasi dibuka dengan merujuk pada angka damai seperti yang dilakukan pemerintah Inggris. India, dan negara lain.

"Ya sudah kita ikuti tren dunia untuk masalah ini, karena Google menggunakan modus baru, kalau kita main keras, belum tentu kita kuat juga. Sebenarnya di pajak tidak biasa main angka damai, tapi tren dunia begitu," jelas Haniv di kantornya, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Setelah melalui proses perundingan damai, negosiasi ternyata menemui jalan buntu. Google mengajukan nilai tawaran pembayaran utang pajak yang jauh lebih kecil dari perhitungan pemerintah.

Haniv menceritakan, proses jalan damai antara Ditjen Pajak dan Google berlangsung pada awal Desember ini. Petinggi Google Singapura datang ke kantor Ditjen Pajak secara mendadak atas perintah langsung Google Amerika Serikat (AS)

"Tidak ada janji apapun, tiba-tiba Google Singapura datang tanggal 10 atau 11 Desember. Mereka bilang, kami mau negosiasi sekarang. Langsung kita rapat besar, mereka minta saya turunkan (nilai pajak), lalu mereka naikkan penawaran. Sudah kayak pasar," kata Haniv.

Kemudian, dia menambahkan, Ditjen Pajak menolak penawaran nilai pajak yang diajukan Google. Sebab tawaran angka pajak pemerintah sudah angka minimal jika dihitung dari utang pajak Google periode 2015.

Meski dia tidak menyebut nilai pengajuan pajak pemerintah kepada Google tersebut, dia menghitung kewajiban pokok pajak plus sanksi bunga yang seharusnya dibayarkan perusahaan tersebut bisa mencapai Rp 3 triliun untuk tahun pajak 2015. Sementara dihitung tahun pajak 5 tahun ke belakang ditambah sanksi 150 persen, bisa mencapai lebih dari Rp 5 triliun.  

"Saya tidak mau lagi ditawar karena mereka nawar di bawah sekali. Kalau saya ajukan 10, mereka nawar 2, kan seperlimanya, padahal angka itu sudah angka lebih kecil dari kewajiban seharusnya di 2015, belum saya hitung utang pajak 2014, 2013, dan seterusnya, jadi tidak masuk akal yang mereka minta. Harusnya bersyukur dan menerima angka setelmen," terang dia.

Kata Haniv, proses ini kian parah dengan permintaan data elektronik keuangan yang hingga kini belum dikirim Google. Perusahaan tersebut meminta waktu menyerahkan laporan elektronik itu berbulan-bulan. Saat ini, Ditjen Pajak hanya mengandalkan laporan keuangan tertulis yang diserahkan Google.

"Google harusnya malu masa diminta file elektronik butuh waktu bulanan. Kalau kita cari data di internet saja kapasitas terabyte paling lama 1-2 jam, masa sekelas Google berbulan-bulan," tegas Haniv.

Atas alasan tersebut, Haniv menegaskan, pemerintah menutup pintu perundingan atau jalan damai dengan Google dalam penyelesaian tunggakan pajak.

Ditjen Pajak akan meningkatkan status Google di tahapan preliminary investigation, di mana perusahaan ini harus membayar utang pokok pajak plus sanksi bunga 150 persen dari utang pajak selama 5 tahun terakhir yang mencapai lebih dari Rp 5 triliun.

"Posisi saat ini close settlement, tidak ada lagi setlement. Sekarang masuk tahapan preliminary investigation di Januari dengan dikenakan sanksi bunga 150 persen dari utang pajak selama 5 tahun terakhir, itu bisa mencapai lebih dari Rp 5 triliun karena kita anggap tidak ada niat baik Google bayar pajak," dia menegaskan,

Jika Google tidak membayar dan tidak memberikan data elektronik tersebut, maka Ditjen Pajak menaikkan status pemeriksaan Google pada tahapan investigasi penuh di Februari. "Bulan Februari bisa full investigation dengan kewajiban membayar utang pajak ditambah sanksi 400 persen," dia menandaskan.

Kamis, 15 Desember 2016

Fitur Video Live Twitter

Twitter pada hari ini mengumumkan integrasi penuh dengan Periscope. Melalui integrasi ini, pengguna aplikasi  Twitter bisa langsung melakukan siaran Periscope melalui Twitter. Pembaruan ini sudah mulai tersedia untuk semua pengguna di sistem operasi Android dan iOS.

Fitur video live (siaran video langsung) saat ini memang tengah menjadi tren di media sosial. Sebelum Twitter, Facebook dan Instagram pun hadirkan kini fitur serupa ke dalam platform yang mereka miliki.

"Twitter adalah tempat di mana orang membicarakan apa yang sedang terjadi di dunia saat ini. Dengan siaran video langsung, pembicaraan tersebut menjadi lebih hidup. Berbagai momen, dari yang kecil hingga besar, akan menjadi lebih hidup saat kita memiliki kesempatan untuk menjadikannya sebagai sebuah pengalaman yang dapat dinikmati oleh banyak orang melalui siaran video langsung," ujar CEO Periscope, Kayvon Beykpour, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (15/12/2016).

Penonton yang menyaksikan siaran video langsung di  Twitter dapat ikut berinteraksi dengan mengirimkan komentar dan tanda hati sebagai tanda dukungan. Tweet yang memiliki siaran Periscope dapat di-Retweet, disukai, dan dibagikan di media manapun, di mana pengguna dapat membagikan Tweet.

Untuk membuat siaran video langsung, klik ikon untuk membuat Tweet, kemudian pilih opsi "Live". Setelah itu, akan ada sebuah keterangan "Go Live", yang ketika opsi tersebut di-klik maka pengguna bisa langsung membuat video tersebut.

Menurut Senior Manager Software Engineering Twitter, Sara Haider, integrasi Twitter dan Periscope ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk mendayagunakan para follower mereka di Twitter.

"Bagi banyak orang yang tidak memiliki waktu membuat grafik audiens di Periscope, tapi menghabiskan bertahun-tahun berinvestasi pada grafis audiens di Twitter, maka melalui ini mereka bisa mendayagunakan follower mereka di Twitter tanpa harus membuat grafis baru," jelas Sara.

Kamis, 01 Desember 2016

Cara Mudah Melindungi Data Penting di Smartphone Kamu

Di era digital, segala hal dapat dilakukan dengan smartphone. Faktanya, smartphone bukan lagi sebagai perangkat hiburan saja, tetapi juga perangkat yang dapat terhubung dengan keluarga, teman, dan pekerjaan di mana pun kamu berada.

Smartphone juga telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan. Maka itu, penting untuk menjaga smartphone kamu, terutama jika sebagian besar aktivitasmu dilakukan pada perangkat mobile.

Namun, secanggih apapun itu, smartphone-mu bisa rusak jika jatuh atau terkena air. Apabila hal ini terjadi, kamu bisa kehilangan data-data berharga.

Bukan tanpa solusi, kamu dapat mengantisipasi kejadian tersebut dengan mengetahui hal-hal berikut ini. Apa saja? Selengkapnya, seperti dikutip dari How to Tech, Rabu (30/11/2016) simak ulasannya berikut ini:

1. Data Hilang, Harus Bagaimana?

Tak perlu panik, kamu dapat memulihkan atau mengembalikan data-datamu yang hilang dengan mencoba beberapa aplikasi di Play Store atau Apps Store. Meski secara fisik smartphone-mu rusak, kamu dapat memulihkannya lewat opsi lain, yakni sistem pemulihan data di perangkatmu.

2. Pakai Eksternal Hard Disk

Biasakan untuk selalu menyimpan data cadangan (back up) selain di smartphone kamu. Misalnya, di hard disk eksternal. Untuk pengguna iPhone, kamu dapat mem-back up seluruh datamu melalui Time Machine, sebuah piranti lunak iOS. Time Machine akan memulihkan datamu.

Untuk Android, kamu bisa mentransfernya ke PC dengan menggunakan kabel data atau memasukkan memory card. File tersebut dapat disimpan di komputer atau hard disk eksternal.

Sebaiknya, file disimpan di hard disk eksternal ketimbang di komputer sehingga tidak menghabiskan banyak ruang memori.

3. Gunakan Layanan Cloud

Ada banyak layanan Cloud yang dapat kamu gunakan untuk menyimpan data cadangan secara otomatis. Misalnya, Dropbox dan Google Drive. Dua layanan gratis itu, aplikasinya dapat diunduh di App Store atau Google Play. Cara kerjanya sama, yakni otomatis mem-back up datamu ke Cloud kemudian tersimpan ke akunmu.

Selain itu, ada cara mudah lainnya jika kamu ingin mengembalikan data dari Google Drive atau Dropbox ke smartphone barumu, yakni menyinkronkan akun Cloud ke akun di smartphone-mu. Namun, pastikan kamu memiliki banyak ruang di smartphone, mengingat aplikasi ini cukup memakan memori.

Apapun metode yang kamu pilih, melindungi memori dan data di smartphone adalah hal yang sangat penting.

Minggu, 27 November 2016

Setengah penduduk dunia akan terhubung internet akhir tahun 2016

Pada akhir 2016, hampir setengah dari penduduk dunia menggunakan internet seiring dengan perkembangan jaringan seluler dan penurunan harga. Sekalipun jumlahnya terpusat di negara maju.

Menurut laporan lembaga PBB, Uni Telekomunikasi Internasional (ITU) di negara maju, sekitar 80 persen dari warganya menggunakan internet. Tetapi, hanya sekitar 40 persen warga di negara berkembang dan 15 persen di negara miskin terhubung dengan internet.



Di beberapa negara miskin dan rapuh Afrika, hanya satu dari 10 orang terhubung dengan internet. Yang tidak terhubung dengan internet adalah kelompok perempuan, tua, kurang berpendidikan, miskin dan tinggal di pedesaan, kata lembaga itu, yang khusus untuk informasi dan teknologi komunikasi. Secara global, 47 persen dari penduduk dunia terhubung dengan internet, masih jauh dari sasaran PBB, yaitu 60 persen pada 2020. Sekitar 3,9 miliar orang, lebih dari setengah populasi dunia, tidak terhubung dengan internet.

ITU mengharapkan 3,5 miliar orang akan memiliki akses pada akhir tahun ini. "Pada 2016, orang tidak lagi mencoba online. Mereka selalu online. Penyebaran jaringan 3G dan 4G di seluruh dunia telah membawa internet kepada semakin banyak orang," kata laporan itu.

Perusahaan telekomunikasi dan internet berkembang pesat sehingga lebih banyak telepon pintar muncul dengan harga terjangkau yang mendorong konsumen untuk berselancar dengan internet dan menyebabkan pertumbuhan permintaan layanan data-besar. Namun, negara miskin masih tertinggal daripada yang lain.

"Tingkat penetrasi internet di LDC (negara miskin atau kurang maju) hari ini telah mencapai tingkat penetrasi oleh negara-negara maju pada tahun 1998, yang menunjukkan bahwa LDC tertinggal hampir 20 tahun di belakang negara-negara maju," kata laporan itu. Lembaga itu menyalahkan biaya layanan dan kekurangan prasarana untuk pelanggan pedesaan dan terpencil serta biaya tinggi penggunaan telepon pintar sebagai penyebabnya, demikian Reuters.

Selasa, 22 November 2016

Cara verifikasi kebenaran berita di internet

Informasi atau konten yang dimuat di internet belum tentu benar. Namun nyatanya, sebagian di antara kita masih saja ada yang suka menyebarkan berita yang berasal dari sumber tak tepercaya, yang kebenarannya tak bisa dipertanggungjawabkan.



Sehubungan dengan hal ini, Facebook dan Google sedang mengerahkan upaya untuk memblokir, atau setidaknya meminimalisasi, peredaran artikel dari sumber berita palsu.

Namun sebetulnya, sebagai pengguna pun kita bisa memverifikasi keaslian suatu berita dengan mudah. Proses verifikasi ini tak melulu dengan cara mengecek 'Whois' dari alamat sumber berita atau beberapa cara berbau agak teknis lainnya.

Mengutip tulisan seorang asisten profesor di bidang komunikasi dan media Melissa Zimdars berjudul False, Misleading, Clickbait-y, and/or Satirical "News" Sources, berikut ini 11 langkah untuk memverifikasi sumber berita di internet.

1. Hindari Alamat Situs Berakhiran -lo.

Di luar negeri misalnya ada Newslo, Politicalo, dan Religionlo. Situs web semacam ini biasanya memenggal potongan informasi dari berita akurat, kemudian memolesnya dengan fakta-fakta keliru atau bahkan opini yang menggiring pembacanya.

2. Waspada Terhadap Situs Berakhiran .com.co

Biasanya situs web tersebut merupakan versi palsu dari sumber berita asli. Misalnya, Liputan6.com adalah sumber berita asli, kemudian ada pihak tak bertanggung jawab membuat situs web beralamat Liputan6.com.co untuk mengelabui pembaca dan pengguna internet.

3. Pastikan Situs Berita Kredibel Melaporkan Berita Tersebut

Biasanya, ada lebih dari satu sumber berita yang seharusnya melaporkan suatu topik atau peristiwa.

4. Nama Domain Aneh

Pada umumnya nama domain aneh memuat berita aneh dan belum tentu benar.
5. Atribusi Penulis (dan Editor)

Ketiadaan atribusi penulis kadang kala menandakan bahwa suatu berita patut dicurigai dan perlu diverifikasi kebenarannya. Misalnya, portal berita kredibel seperti Liputan6.com selalu memuat siapa penulis atau reporter berita itu dan siapa yang mengeditnya, serta memilik laman khusus yang memuat susunan redaksinya.

6. Proses Penyuntingan

Beberapa situs web juga memungkinkan blogger, penulis lepas, atau pemilik akun di situs webnya untuk mengeposkan artikel di bawah bendera merek berita tertentu; Namun, banyak di antara artikel semacam ini tidak melalui proses penyuntingan yang sama layaknya sebuah berita, contohnya BuzzFeed Community Posts, Kinja blogs, Forbes blogs.

7. Tentang Kami

Periksa halaman Tentang Kami (About us) di situs web tersebut, atau cari informasi tentang situs web tersebut di Snopes, Wikipedia, dan lainnya.

8. Desain Web Buruk dan Huruf Kapital

Coba perhatikan desain halaman situs web tersebut, apakah asal-asalan, norak, aneh, atau buruk? Kemudian lihat, apakah situs web tersebut menggunakan huruf kapital untuk semua huruf di judul beritanya atau di halamannya?

Kedua hal ini merupakan tanda bahwa situs web yang kamu baca harus diverifikasi dan atau dibaca beriringan dengan sumber lain, untuk memverifikasi kebenarannya.

9. Memancing Amarah

Jika berita yang kamu baca di suatu sumber berita betul-betul membuat kamu marah, sebaiknya kamu membaca topik berita itu melalui sumber lain untuk memastikan apakah cerita yang kamu baca, secara tak langsung memang sengaja mencoba untuk membuat kamu marah (dengan informasi yang berpotensi menyesatkan atau palsu), untuk menghasilkan angka shares dan pendapatan iklan yang tinggi.

10. Doxing

Bila situs web yang kamu baca mendorong Anda untuk melakukan doxing (mengumpulkan informasi personal di internet, meliputi nama asli, alias, alamat, nomor telepon, dan lain-lain) terhadap seseorang, sepertinya situs web itu bukan sumber berita yang valid.

11. Baca beberapa sumber

Sangat disarankan untuk membaca beberapa sumber informasi untuk memahami berbagai sudut pandang sebuah berita secara lebih baik.