Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2017

TIPS mengatasi jaringan wifi yang lelet

Koneksi nirkabel WiFi yang buruk bisa membuat orang merasa tertekan. Terutama ketika internet telah jadi bagian dari hidup sehari-hari, mulai dari hiburan sampai soal pekerjaan.

Namun Anda bisa tidak perlu panik bila koneksi WiFi di rumah mendadak terhambat. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek router yang Anda gunakan. Pasalnya, mulai dari posisi sampai pengaturan router ini akan berpengaruh pada kuat atau tidaknya sinyal WiFi.
Saat mengecek router Anda, pastikan Anda mencoba 10 langkah sederhana ini, seperti dilansir KompasTekno dari berbagai sumber, Minggu (12/2/2017).

jaringan komputer


1. Cek posisi router

Mengecek posisi router terkesan hal sepele, padahal efeknya bisa besar. Router bekerja mengirimkan sinyal ke semua arah. Karena itu, sebaiknya letakkan router di bagian tengah ruangan.

Bila router diletakkan di samping jendela, maka ada sinyal yang dikirimkan ke luar. Ini akan membuat WiFi tersebut sia-sia dan tidak menjangkau seluruh bagian ruangan.

2. Jangan diletakkan di lantai

Letakkan router di tempat yang tinggi, misalnya meja atau lemari. Posisi yang lebih tinggi akan menguntungkan karena router dirancang untuk mengirimkan sinyal ke bawah. Selain itu, lantai mengandung bahan semen, beton dan logam yang sulit ditembus oleh sinyal WiFi.

3. Letakkan router di tempat terbaik

Sinyal WiFi akan terpancar lebih kuat di dalam ruangan tempat Anda menyimpan router tersebut. Atas dasar itu, sebaiknya Anda meletakkan router tersebut dalam ruangan yang sering Anda tempati saat menggunakan internet.

4. Pilih tempat terbuka

Ada banyak bahan yang bisa menyerap sinyal router dan mengurangi kinerjanya. Untuk menjaga agar kinerja sinyal tetap optimal, sebaiknya Anda tidak meletakkan router di antara mebel berukuran besar dan dinding, atau di dalam lemari. Pilihlah posisi yang bebas himpitan serta membuat router tersebut dapat terlihat dari manapun.

5. Jauhkan dari elektronik lain

Jauhkan router Anda dari perangkat elektronik lain, seperti microwave, telepon nirkabel, serta TV. Perangkat apapun yang menghasilkan sinyal elektromagnetik bisa mengganggu dan melemahkan kinerja sinyal WiFi.

6. Atur antena agar berdiri

Atur agar antena router berada di posisi vertikal. Posisi ini akan membuat sinyal terpancar secara horizontal sehingga sinyal WiFi lebih mudah menjangkau seluruh bagian ruangan.

7. Periksa kekuatan sinyal

Ada sejumlah aplikasi, seperti atau yang dapat digunakan untuk keperluan ini. Saat mengecek sinyal, Anda bisa memetakan bagian mana yang menerima sinyal kuat dan mana yang menerima sinyal lemah.

8. Atur piranti lunak router

Anda juga bisa mempercepat koneksi WiFi dengan memasukkan pengaturan tertentu pada piranti lunak router. Akses menuju piranti lunak ini bisa dibuka melalui IP khusus. Anda bisa mengeceknya pada bagian bawah router atau pada panduan yang disertakan dalam boksnya.

Setelah masuk ke dalam menu pengaturan, ubahlah channel frekuensi router tersebut. Biasanya ada 14 channel yang bisa dipilih. Channel terbaik biasanya adalah 1, 6, dan 11. Channel tersebut cenderung minim gangguan karena jarang bersinggungan dengan channel yang digunakan orang lain.

Selain pengaturan channel, cek juga pemutakhiran firmware. Biasanya pembuat router akan mengeluarkan pemutakhiran firmware untuk memperbaiki kinerja perangkatnya.

9. Lakukan speed test

Lakukan speed test untuk mengetahui letak masalah koneksi Anda. Pertama cobalah melakukannya dengan koneksi WiFi, kemudian lakukan hal serupa menggunakan koneksi kabel. Jika keduanya sama-sama buruk, berarti masalah ada pada penyedia layanan internet Anda.

10. Beli router baru

Ini adalah jalan terakhir. Bila semua sudah dicoba dan Anda sudah memastikan masalah tidak berasal dari penyedia layanan internet, belilah router baru.

Jumat, 10 Februari 2017

TIPS mengoptimalkan Taskbar Windows di PC atau Notebook

Tahukah kamu, taskbar Windows di bawah layar PC atau notebook bukan hanya 'hiasan' semata. Sebagai salah satu ciri khas Windows, taskbar ini selalu berubah setiap kali Microsoft meluncurkan pembaruan software.

Namun, tak banyak pengguna Windows mengetahui bahwa ia dapat mengustomisasi taskbar sesuai keinginannya. Ingin tambah ikon atau mengubah warnanya? Tips yang Tekno Liputan6.com berikut ini sajikan dapat membantu kamu.

Taskbar Windows


1. Pin Program
Secara default, program-program yang muncul di taskbar hanyalah aplikasi tertentu dan yang beroperasi saat itu saja. Saat program tersebut kamu tutup, ikon di taskbar pun akan hilang.
Kalau kamu tidak ingin ikon itu hilang, klik kanan di program yang sedang dibuka dan pilih Pin this program to task bar (Windows 7) atau Pin to taskbar (Windows 10).

2. Gunakan Shortcut Keyboard
Coba tekan tombol Windows dan 1 di keyboard untuk membuka program pertama yang ada di taskbar. Dengan cara ini, kamu tak perlu repot mengklik program di taskbar menggunakan mouse.
Sekadar informasi, kamu dapat mengatur letak program-program yang sudah di-pin di taskbar. Yang perlu kamu lakukan hanya drag dan drop. Dengan begini, program-program yang paling sering kamu gunakan akan lebih mudah diakses.

3. Kustomisasi Taskbar
Bosan dengan warna taskbar itu-itu saja? Kamu bisa mengubahnya hanya dengan klik kanan di area kosong di taskbar. Pilih Settings, lalu akan muncul jendela baru yang memungkinkan kamu mengunci taskbar agar tidak 'hilang', menyembunyikannya secara otomatis, mengatur ukuran ikon, mengatur letak, dan masih banyak lainnya.
Jangan lupa, kamu juga dapat mengatur warna taskbar agar dapat disesuaikan dengan pilihan kamu.

4. Task View
Secara otomatis, sebuah ikon bernama Task View (Windows 8/10) akan muncul di taskbar kamu. Saat diklik, akan muncul jendela program yang sedang kamu buka dengan tampilan layaknya di macOS.
Tak hanya itu, kamu juga dapat membuat beberapa tampilan desktop yang dapat berisikan program-program yang kamu inginkan tanpa harus membuat tampilan desktop tampak penuh atau berantakan.
Selain mengklik ikon Task View di taskbar, kamu bisa menekan tombol Windows+Tab untuk menggunakan fitur ini.

5. Edit Area Notifikasi
Kamu yang sudah menggunakan Windows 8 hingga 10 pasti sudah tidak asing lagi dengan area notifikasi yang muncul di sisi kanan taskbar.
Nyatanya kamu dapat mengubah jumlah dan program yang muncul di area tersebut, bisa langsung klik kanan di area taskbar yang kosong dan pilih Properties.
Setelah muncul jendela baru, scroll halaman ke bawah untuk menemukan Notification area. Di sini, kamu dapat memillih ikon apa yang muncul di area dan sekaligus menyalakan atau mematikan ikon seperti jam, volume, jaringan, lokasi dan masih banyak lainnya.
Banyak pengguna Windows memang jarang, bahkan tidak pernah mengustomisasi taskbar di PC atau notebook mereka. Padahal, jika semua yang kamu butuhkan dapat dengan mudah dicapai, tentunya hal tersebut akan membantu produktivitas kamu juga dalam bekerja.
Jangan takut bereksperimen dengan taskbar Windows, karena seluruh perubahan yang kamu lakukan dapat diubah kembali dengan sangat mudah. Selamat mencoba!

sumber : Tekno.liputan6.com