Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Oktober 2017
Lacak posisi teman janjian menggunakan WhatsApp Live Location
Ketika janjian dengan teman untuk bertemu di sebuah tempat, kerap muncul pertanyaan “kira-kira berapa lama sampai di sini?”. Jawabannya acap kali kurang akurat, sebab tak ada yang tahu hambatan-hambatan selama perjalanan.
Nah, WhatsApp memungkinkan pengguna saling berbagi dan melacak perjalanan teman secara real-time melalui fitur Live Location. Dengan begitu, tak perlu lagi ada kebohongan, pemberi harapan palsu, atau jawaban tak akurat yang berhubungan dengan lokasi.
Lantas, bagaimana cara memanfaatkan fitur tersebut? Pada ponsel Android, langkah pertama adalah membuka aplikasi WhatsApp yang sebelumnya sudah diperbarui lewat Google Play Store.
Selanjutnya buka ruang chat personal atau grup tertentu di WhatsApp. Tekan ikon untuk menyisipkan dokumen dan file, lalu pilih menu “Location”. Selanjutnya, pilih menu “Share Live location” di layar peta yang muncul kemudian.
Cara menggunakan Live Location WhatsAppWhatsApp
Jika baru pertama kali memanfaatkan Live Location, WhatsApp akan memberikan peringatan bahwa lokasi Anda bakal terlacak oleh teman personal atau grup di WhatsApp. Anda bisa menekan “Continue” kalau tak keberatan.
Selanjutnya pilih durasi membagi Live Location, mulai dari 15 menit, satu jam, hingga delapan jam. Anda bisa menyisipkan komentar pada pembagian Live Location tersebut, sebagaimana pantauan KompasTekno, Jumat (20/10/2017).
Jika Anda terlanjur memencet durasi tertentu dan ingin berhenti membagi lokasi sebelum durasi berakhir, bisa langsung menyetopnya dengan menekan “Stop Sharing” pada tautan Live Location yang dibagi ke teman.
Dari sisi pelacak, Anda cukup membuka tautan Live Location yang dibagikan. Khusus di grup, anggota-anggota yang turut membagi Live Location mereka di saat bersamaan akan muncul pada satu antarmuka peta digital WhatsApp. Anda bisa melacak teman A, B, dan C, sedang di mana dalam satu waktu.
Fitur ini sudah tersedia di Tanah Air, baik untuk pengguna Android maupun iOS. Selamat mencoba!
Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Editor: Reska K. Nistanto
Copyright Kompas.com
Label:
Andorid,
Aplikasi,
google,
internet,
Seputar Teknologi,
smartphone,
Sosial Media
Facebook Uji Fitur Instant Article
Uji Coba Facebook Instant Article
Instant Article adalah program Facebook untuk menyajikan konten artikel berita dari berbagai penerbit dan institusi pers lewat layanan jejaring sosialnya.
Program ini rencananya akan dikembangkan lebih jauh dengan menambahkan fitur berlangganan. Uji cobanya dijadwalkan akan dimulai dalam beberapa minggu ke dapan.
Nantinya pengguna akan bisa membayar lewat Facebook untuk memperoleh artikel dari publisher yang dikehendaki. Penerbit yang menyediakan konten langganan bisa memilih beberapa model berbeda.
Misalnya, apakah ingin memberikan 10 artikel gratis tiap bulan (lebih dari itu harus membayar langganan) atau "freemium" di mana penerbit bisa memilih artikel mana yang gratis dan mana yang berbayar.
Sejumlah rekanan penerbit sudah digandeng untuk keperluan uji coba langganan artikel, termasuk Washington Post, Economist, Los Angeles Times, dan Telegraph.
"Kami akan menganalisis respon pengguna terhadap pengalaman baru ini. Kami juga akan bekerja sama dengan para rekanan untuk menganalisis, belajar, dan mengembangkan fitur," sebut Facebook dalam sebuah pernyataan yang dihimpun KompasTekno dari The Wall Street Journal, Sabtu (21/10/2017).
Sejumlah penerbit yang sudah mapan dengan layanan langganan milik sendiri menolak ikut serta dalam uji coba, antara lain New York Times dan The Wall Street Journal.
Khusus untuk The Wall Street Journal, pilihan metode langganan artikel yang disediakan Facebook dinilai terlalu longgar dibanding model langganan yang sudah diterapkan selama ini, meski masih terbuka kemungkinan bergabung apabila Facebook menambah model berlangganan lain.
Uji coba langganan Instant Articles Facebook baru akan tersedia di platform Android karena Facebook masih bernegosiasi dengan Apple soal pembagian pendapatan.
Facebook ingin agar 100 persen uang langganan yang dibayarkan pengguna masuk ke kantong penerbit. Sementara, Apple ngotot mengambil bagian 30 persen agar sejalan dengan ketentuannya soal pendapatan yang diperoleh aplikasi iOS.
Sumber:
Copyright Kompas.com
Instant Article adalah program Facebook untuk menyajikan konten artikel berita dari berbagai penerbit dan institusi pers lewat layanan jejaring sosialnya.
Program ini rencananya akan dikembangkan lebih jauh dengan menambahkan fitur berlangganan. Uji cobanya dijadwalkan akan dimulai dalam beberapa minggu ke dapan.
![]() |
| Facebook Instant Article |
Nantinya pengguna akan bisa membayar lewat Facebook untuk memperoleh artikel dari publisher yang dikehendaki. Penerbit yang menyediakan konten langganan bisa memilih beberapa model berbeda.
Misalnya, apakah ingin memberikan 10 artikel gratis tiap bulan (lebih dari itu harus membayar langganan) atau "freemium" di mana penerbit bisa memilih artikel mana yang gratis dan mana yang berbayar.
Sejumlah rekanan penerbit sudah digandeng untuk keperluan uji coba langganan artikel, termasuk Washington Post, Economist, Los Angeles Times, dan Telegraph.
"Kami akan menganalisis respon pengguna terhadap pengalaman baru ini. Kami juga akan bekerja sama dengan para rekanan untuk menganalisis, belajar, dan mengembangkan fitur," sebut Facebook dalam sebuah pernyataan yang dihimpun KompasTekno dari The Wall Street Journal, Sabtu (21/10/2017).
Sejumlah penerbit yang sudah mapan dengan layanan langganan milik sendiri menolak ikut serta dalam uji coba, antara lain New York Times dan The Wall Street Journal.
Khusus untuk The Wall Street Journal, pilihan metode langganan artikel yang disediakan Facebook dinilai terlalu longgar dibanding model langganan yang sudah diterapkan selama ini, meski masih terbuka kemungkinan bergabung apabila Facebook menambah model berlangganan lain.
Uji coba langganan Instant Articles Facebook baru akan tersedia di platform Android karena Facebook masih bernegosiasi dengan Apple soal pembagian pendapatan.
Facebook ingin agar 100 persen uang langganan yang dibayarkan pengguna masuk ke kantong penerbit. Sementara, Apple ngotot mengambil bagian 30 persen agar sejalan dengan ketentuannya soal pendapatan yang diperoleh aplikasi iOS.
Sumber:
Copyright Kompas.com
Label:
Andorid,
Aplikasi,
Design Grafis,
facebook,
ios,
Seputar Teknologi,
smartphone,
Sosial Media
Minggu, 12 Februari 2017
Google Assisstant
Google Assistant Bakal Sambangi Smartphone Lain di Luar Pixel
Google Assistant adalah salah satu fitur andalan Google Pixel. Asisten virtual ini sebelumnya sudah tersedia di aplikasi chatting terbaru dari perusahaan tersebut, yakni Allo.
Google juga sempat menyebut fitur itu hanya hadir secara khusus untuk Pixel. Namun dalam informasi terbaru, asisten virtual itu dikabarkan juga akan menyambangi smartphone lain di luar seri Pixel.
Kabar ini pertama kali diketahui dari versi alpha dari aplikasi Google Now (versi 6.13) yang rilis beberapa waktu lalu. Sejumlah pengembang menemukan Google Now pada versi tersebut digantikan Google Assistant.
Dikutip dari Phone Arena, Senin (13/2/2017), cara kerja fitur itu dapat digunakan sama seperti Google Now, begitu pula cara mengaktifkannya. Kendati demikian, saat melakukan percobaan, tak semua smartphone berhasil mengakses fitur anyar ini.
Setidaknya ada tiga seri smartphone yang diketahui berhasil mengakses fitur ini, yakni Nexus 6P, Samsung Galaxy Note 5, dan Alcatel Idol 4. Belum diketahui alasan Google mulai menggulirkan platform ini untuk smartphone lain. Terlebih, perusahaan yang kini dipimpin Sundar Pichai itu sempat menuturkan fitur tersebut hanya tersedia khusus di Pixel.
Namun tak sedikit yang memerkirakan kemunculan Google Assistant itu tak lain karena ada bug, sehingga salah membaca ketiga produk itu sebagai Google Pixel. Karenanya, tak dapat dipastikan apakah fitur ini benar-benar tersedia untuk smartphone selain Pixel.
Adapun Google Assistant adalah pembaruan Google Now yang mendukung percakapan dua arah dan pencarian lebih akurat. Google Assistant merupakan fitur yang memungkinkan pengguna Pixel membuat janji, bertanya soal informasi apa pun, termasuk terhubung dengan perangkat Google lain, seperti Google Home.
Google Assistant adalah salah satu fitur andalan Google Pixel. Asisten virtual ini sebelumnya sudah tersedia di aplikasi chatting terbaru dari perusahaan tersebut, yakni Allo.
Google juga sempat menyebut fitur itu hanya hadir secara khusus untuk Pixel. Namun dalam informasi terbaru, asisten virtual itu dikabarkan juga akan menyambangi smartphone lain di luar seri Pixel.
Kabar ini pertama kali diketahui dari versi alpha dari aplikasi Google Now (versi 6.13) yang rilis beberapa waktu lalu. Sejumlah pengembang menemukan Google Now pada versi tersebut digantikan Google Assistant.
Dikutip dari Phone Arena, Senin (13/2/2017), cara kerja fitur itu dapat digunakan sama seperti Google Now, begitu pula cara mengaktifkannya. Kendati demikian, saat melakukan percobaan, tak semua smartphone berhasil mengakses fitur anyar ini.
Setidaknya ada tiga seri smartphone yang diketahui berhasil mengakses fitur ini, yakni Nexus 6P, Samsung Galaxy Note 5, dan Alcatel Idol 4. Belum diketahui alasan Google mulai menggulirkan platform ini untuk smartphone lain. Terlebih, perusahaan yang kini dipimpin Sundar Pichai itu sempat menuturkan fitur tersebut hanya tersedia khusus di Pixel.
Namun tak sedikit yang memerkirakan kemunculan Google Assistant itu tak lain karena ada bug, sehingga salah membaca ketiga produk itu sebagai Google Pixel. Karenanya, tak dapat dipastikan apakah fitur ini benar-benar tersedia untuk smartphone selain Pixel.
Adapun Google Assistant adalah pembaruan Google Now yang mendukung percakapan dua arah dan pencarian lebih akurat. Google Assistant merupakan fitur yang memungkinkan pengguna Pixel membuat janji, bertanya soal informasi apa pun, termasuk terhubung dengan perangkat Google lain, seperti Google Home.
Jumat, 10 Februari 2017
Tanda - tanda kemungkinan Handphone anda disadap
3 tanda kemungkinan handphone anda telah disadap
Penasaran, seperti apa tanda-tanda sebuah smartphone telah disadap? Berikut ini ada 3 tanda sebuah ponsel telah disadap
1. Konsumsi Data Berlebih
Tak dimungkiri, sebagian besar aplikasi yang ada di smartphone membutuhkan jaringan internet untuk dapat berjalan optimal. Untuk itu, pengguna smartphone selalu berusaha untuk terhubung dengan internet, baik dengan jaringan seluler atau Wi-Fi.
Namun, pengguna sebaiknya juga dapat memantau penggunaan konsumsi data dalam periode tertentu. Alasannya, konsumsi data yang berlebihan dan tak sesuai dengan penggunaan menjadi salah satu ciri ada masalah di smartphone tersebut.
Jika kamu tak menemukan sumber masalah yang mungkin terjadi, seperti aplikasi yang berjalan atau tethering internet, ada kemungkinan ada pihak lain yang 'menumpang' lalu lintas internet.
2. Pesan Aneh
Pesan mengganggu atau spam juga dapat menjadi salah satu indikator untuk mengetahui sebuah perangkat telah berhasil disusupi pihak asing. Karenanya, sebisa mungkin untuk tak mengabaikan begitu saja pesan yang tiba-tiba muncul dan berisi karakter, angka, atau simbol acak.
Penyerangan melalui pesan singkat semacam ini biasanya dilakukan oleh pelaku kejahatan siber. Bahkan, apabila berhasil menyusup ke perangkat korban, pihak penyerang dapat mengirim pesan tanpa diketahui oleh korban.
Pesan yang terkirim itu terkadang menjadi celah untuk menyerang korban lain yang diambil berdasarkan kontak korban pertama. Untuk itu perhatikan pesan yang terkirim dari perangkatmu, dan perhatikan apakah ada pesan yang dikirim tanpa persetujuan pengguna.
3. Aplikasi yang Tiba-tiba Terpasang
Hampir sebagian besar pengguna smartphone pasti menyadari aplikasi dan tampilan layar perangkatnya, tapi hal itu bukan berarti menghilangkan risiko kedatangan aplikasi berbahaya. Pada beberapa kasus, penyerang ternyata berhasil memasang aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna.
Terkadang aplikasi itu tak ditampilkan di layar smartphone, tapi dapat berjalan secara background. Untuk itu, perhatikan pula aplikasi yang sedang berjalan dan lihat apakah ada aplikasi yang tak biasa untuk memastikan perangkatmu baik-baik saja.
Kendati demikian, sebenarnya ada sejumlah cara untuk mencegah pihak lain berusaha untuk menyadap atau menyusup ke perangkatmu. Salah satu cara yang cukup mudah adalah selalu mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi.
Untuk diketahui, Apple dan Google sudah memiliki sistem penyaringan terlebih untuk memastikan sebuah aplikasi aman sebelum dilempar ke pasaran. Selain itu, selalu berhati-hati ketika membuka tautan atau pesan dari sumber tak jelas untuk mencegah penyusup bisa mengakses perangkatmu.
Penasaran, seperti apa tanda-tanda sebuah smartphone telah disadap? Berikut ini ada 3 tanda sebuah ponsel telah disadap
1. Konsumsi Data Berlebih
Tak dimungkiri, sebagian besar aplikasi yang ada di smartphone membutuhkan jaringan internet untuk dapat berjalan optimal. Untuk itu, pengguna smartphone selalu berusaha untuk terhubung dengan internet, baik dengan jaringan seluler atau Wi-Fi.
Namun, pengguna sebaiknya juga dapat memantau penggunaan konsumsi data dalam periode tertentu. Alasannya, konsumsi data yang berlebihan dan tak sesuai dengan penggunaan menjadi salah satu ciri ada masalah di smartphone tersebut.
Jika kamu tak menemukan sumber masalah yang mungkin terjadi, seperti aplikasi yang berjalan atau tethering internet, ada kemungkinan ada pihak lain yang 'menumpang' lalu lintas internet.
2. Pesan Aneh
Pesan mengganggu atau spam juga dapat menjadi salah satu indikator untuk mengetahui sebuah perangkat telah berhasil disusupi pihak asing. Karenanya, sebisa mungkin untuk tak mengabaikan begitu saja pesan yang tiba-tiba muncul dan berisi karakter, angka, atau simbol acak.
Penyerangan melalui pesan singkat semacam ini biasanya dilakukan oleh pelaku kejahatan siber. Bahkan, apabila berhasil menyusup ke perangkat korban, pihak penyerang dapat mengirim pesan tanpa diketahui oleh korban.
Pesan yang terkirim itu terkadang menjadi celah untuk menyerang korban lain yang diambil berdasarkan kontak korban pertama. Untuk itu perhatikan pesan yang terkirim dari perangkatmu, dan perhatikan apakah ada pesan yang dikirim tanpa persetujuan pengguna.
3. Aplikasi yang Tiba-tiba Terpasang
Hampir sebagian besar pengguna smartphone pasti menyadari aplikasi dan tampilan layar perangkatnya, tapi hal itu bukan berarti menghilangkan risiko kedatangan aplikasi berbahaya. Pada beberapa kasus, penyerang ternyata berhasil memasang aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna.
Terkadang aplikasi itu tak ditampilkan di layar smartphone, tapi dapat berjalan secara background. Untuk itu, perhatikan pula aplikasi yang sedang berjalan dan lihat apakah ada aplikasi yang tak biasa untuk memastikan perangkatmu baik-baik saja.
Kendati demikian, sebenarnya ada sejumlah cara untuk mencegah pihak lain berusaha untuk menyadap atau menyusup ke perangkatmu. Salah satu cara yang cukup mudah adalah selalu mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi.
Untuk diketahui, Apple dan Google sudah memiliki sistem penyaringan terlebih untuk memastikan sebuah aplikasi aman sebelum dilempar ke pasaran. Selain itu, selalu berhati-hati ketika membuka tautan atau pesan dari sumber tak jelas untuk mencegah penyusup bisa mengakses perangkatmu.
Kamis, 09 Februari 2017
Inovasi fitur LINE di tahun 2017
Line Indonesia memperkenalkan beragam inovasi, dan rencana ekspansi melalui kolaborasi dalam membangun ekosistem digital kreatif Indonesia. Hal itu bertujuan untuk menjadi Smart Portal Nomor satu.
Setelah mengalami momentum lompatan besar di tahun 2016, tahun 2017 ini Line optimistis akan menjadi titik tumpu pertumbuhan pesat di Indonesia. "Popularitas Line akan terus meningkat seiring dengan semakin Iengkapnya fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan Iokal. Line bergerak cepat untuk mewujudkan Smart Portal Nomor satu di Indonesia, dan akan terus bekerjasama dengan para mitra yang akan melakukan berbagai terobosan ekspansi, inovasi dan mengembangkan fitur-fitur menarik," ungkap Managing Director Line Indonesia, Ongki Kurniawan.
Adapun Line terus menyediakan nilai tambah untuk para mitra, dan pengguna melalui pendekatan yang sesuai dengan budaya lokal melalui ragam inovasi seperti pada Iayanan Line Business Connect, Line Shopping, dan Line Pay e-cash. Selain itu, Line juga memperkuat kemampuan fitur pesan seperti Self-Destruct Timeline Status, dan Group Polls, serta berkontribusi untuk Indonesia melalui Line Creativate 2016 dan Line Inspire.
Rangkaian inovasi di 2017 berdasarkan survey kebutuhan pengguna di Indonesia antara lain:
- Line Video Group Call: lnovasi Iayanan komunikasi antarmuka terbaru dari Line yang dapat dinikmati bersama teman-teman dalam satu grup yang sama.
-Line Jobs: Layanan yang ditujukan bagi para pencari kerja di Indonesia agar lebih mudah dalam mengakses informasi mengenai lapangan pekerjaan yang diinginkan. Pada Maret 2017 nanti, Line Jobs akan meluncurkan Iayanan tambahan agar penggunanya dapat mendaftar pekerjaan, mengisi formulir pendaftaran, dan memonitor proses pencarian kerja Iangsung di smart portal Line.
-Line Academy: Berkolaborasi dengan ruangguru.com, Iayanan ini diitujukan bagi pelajar yang membutuhkan informasi terkait dengan konten edukasi. Lewat Line Academy, pengguna dapat mengakses konten yang interaktif seperti latihan soal ujian, mengakses video cara pengerjaan jawaban, bahkan konsultasi pekerjaan rumah dengan ahlinya.
Setelah mengalami momentum lompatan besar di tahun 2016, tahun 2017 ini Line optimistis akan menjadi titik tumpu pertumbuhan pesat di Indonesia. "Popularitas Line akan terus meningkat seiring dengan semakin Iengkapnya fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan Iokal. Line bergerak cepat untuk mewujudkan Smart Portal Nomor satu di Indonesia, dan akan terus bekerjasama dengan para mitra yang akan melakukan berbagai terobosan ekspansi, inovasi dan mengembangkan fitur-fitur menarik," ungkap Managing Director Line Indonesia, Ongki Kurniawan.
Adapun Line terus menyediakan nilai tambah untuk para mitra, dan pengguna melalui pendekatan yang sesuai dengan budaya lokal melalui ragam inovasi seperti pada Iayanan Line Business Connect, Line Shopping, dan Line Pay e-cash. Selain itu, Line juga memperkuat kemampuan fitur pesan seperti Self-Destruct Timeline Status, dan Group Polls, serta berkontribusi untuk Indonesia melalui Line Creativate 2016 dan Line Inspire.
Rangkaian inovasi di 2017 berdasarkan survey kebutuhan pengguna di Indonesia antara lain:
- Line Video Group Call: lnovasi Iayanan komunikasi antarmuka terbaru dari Line yang dapat dinikmati bersama teman-teman dalam satu grup yang sama.
-Line Jobs: Layanan yang ditujukan bagi para pencari kerja di Indonesia agar lebih mudah dalam mengakses informasi mengenai lapangan pekerjaan yang diinginkan. Pada Maret 2017 nanti, Line Jobs akan meluncurkan Iayanan tambahan agar penggunanya dapat mendaftar pekerjaan, mengisi formulir pendaftaran, dan memonitor proses pencarian kerja Iangsung di smart portal Line.
-Line Academy: Berkolaborasi dengan ruangguru.com, Iayanan ini diitujukan bagi pelajar yang membutuhkan informasi terkait dengan konten edukasi. Lewat Line Academy, pengguna dapat mengakses konten yang interaktif seperti latihan soal ujian, mengakses video cara pengerjaan jawaban, bahkan konsultasi pekerjaan rumah dengan ahlinya.
Kamis, 15 Desember 2016
Fitur Video Live Twitter
Twitter pada hari ini mengumumkan integrasi penuh dengan Periscope. Melalui integrasi ini, pengguna aplikasi Twitter bisa langsung melakukan siaran Periscope melalui Twitter. Pembaruan ini sudah mulai tersedia untuk semua pengguna di sistem operasi Android dan iOS.
Fitur video live (siaran video langsung) saat ini memang tengah menjadi tren di media sosial. Sebelum Twitter, Facebook dan Instagram pun hadirkan kini fitur serupa ke dalam platform yang mereka miliki.
"Twitter adalah tempat di mana orang membicarakan apa yang sedang terjadi di dunia saat ini. Dengan siaran video langsung, pembicaraan tersebut menjadi lebih hidup. Berbagai momen, dari yang kecil hingga besar, akan menjadi lebih hidup saat kita memiliki kesempatan untuk menjadikannya sebagai sebuah pengalaman yang dapat dinikmati oleh banyak orang melalui siaran video langsung," ujar CEO Periscope, Kayvon Beykpour, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (15/12/2016).
Penonton yang menyaksikan siaran video langsung di Twitter dapat ikut berinteraksi dengan mengirimkan komentar dan tanda hati sebagai tanda dukungan. Tweet yang memiliki siaran Periscope dapat di-Retweet, disukai, dan dibagikan di media manapun, di mana pengguna dapat membagikan Tweet.
Untuk membuat siaran video langsung, klik ikon untuk membuat Tweet, kemudian pilih opsi "Live". Setelah itu, akan ada sebuah keterangan "Go Live", yang ketika opsi tersebut di-klik maka pengguna bisa langsung membuat video tersebut.
Menurut Senior Manager Software Engineering Twitter, Sara Haider, integrasi Twitter dan Periscope ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk mendayagunakan para follower mereka di Twitter.
"Bagi banyak orang yang tidak memiliki waktu membuat grafik audiens di Periscope, tapi menghabiskan bertahun-tahun berinvestasi pada grafis audiens di Twitter, maka melalui ini mereka bisa mendayagunakan follower mereka di Twitter tanpa harus membuat grafis baru," jelas Sara.
Fitur video live (siaran video langsung) saat ini memang tengah menjadi tren di media sosial. Sebelum Twitter, Facebook dan Instagram pun hadirkan kini fitur serupa ke dalam platform yang mereka miliki.
"Twitter adalah tempat di mana orang membicarakan apa yang sedang terjadi di dunia saat ini. Dengan siaran video langsung, pembicaraan tersebut menjadi lebih hidup. Berbagai momen, dari yang kecil hingga besar, akan menjadi lebih hidup saat kita memiliki kesempatan untuk menjadikannya sebagai sebuah pengalaman yang dapat dinikmati oleh banyak orang melalui siaran video langsung," ujar CEO Periscope, Kayvon Beykpour, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (15/12/2016).
Penonton yang menyaksikan siaran video langsung di Twitter dapat ikut berinteraksi dengan mengirimkan komentar dan tanda hati sebagai tanda dukungan. Tweet yang memiliki siaran Periscope dapat di-Retweet, disukai, dan dibagikan di media manapun, di mana pengguna dapat membagikan Tweet.
Untuk membuat siaran video langsung, klik ikon untuk membuat Tweet, kemudian pilih opsi "Live". Setelah itu, akan ada sebuah keterangan "Go Live", yang ketika opsi tersebut di-klik maka pengguna bisa langsung membuat video tersebut.
Menurut Senior Manager Software Engineering Twitter, Sara Haider, integrasi Twitter dan Periscope ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk mendayagunakan para follower mereka di Twitter.
"Bagi banyak orang yang tidak memiliki waktu membuat grafik audiens di Periscope, tapi menghabiskan bertahun-tahun berinvestasi pada grafis audiens di Twitter, maka melalui ini mereka bisa mendayagunakan follower mereka di Twitter tanpa harus membuat grafis baru," jelas Sara.
Kamis, 01 Desember 2016
Cara Mudah Melindungi Data Penting di Smartphone Kamu
Di era digital, segala hal dapat dilakukan dengan smartphone. Faktanya, smartphone bukan lagi sebagai perangkat hiburan saja, tetapi juga perangkat yang dapat terhubung dengan keluarga, teman, dan pekerjaan di mana pun kamu berada.
Smartphone juga telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan. Maka itu, penting untuk menjaga smartphone kamu, terutama jika sebagian besar aktivitasmu dilakukan pada perangkat mobile.
Namun, secanggih apapun itu, smartphone-mu bisa rusak jika jatuh atau terkena air. Apabila hal ini terjadi, kamu bisa kehilangan data-data berharga.
Bukan tanpa solusi, kamu dapat mengantisipasi kejadian tersebut dengan mengetahui hal-hal berikut ini. Apa saja? Selengkapnya, seperti dikutip dari How to Tech, Rabu (30/11/2016) simak ulasannya berikut ini:
1. Data Hilang, Harus Bagaimana?
Tak perlu panik, kamu dapat memulihkan atau mengembalikan data-datamu yang hilang dengan mencoba beberapa aplikasi di Play Store atau Apps Store. Meski secara fisik smartphone-mu rusak, kamu dapat memulihkannya lewat opsi lain, yakni sistem pemulihan data di perangkatmu.
2. Pakai Eksternal Hard Disk
Biasakan untuk selalu menyimpan data cadangan (back up) selain di smartphone kamu. Misalnya, di hard disk eksternal. Untuk pengguna iPhone, kamu dapat mem-back up seluruh datamu melalui Time Machine, sebuah piranti lunak iOS. Time Machine akan memulihkan datamu.
Untuk Android, kamu bisa mentransfernya ke PC dengan menggunakan kabel data atau memasukkan memory card. File tersebut dapat disimpan di komputer atau hard disk eksternal.
Sebaiknya, file disimpan di hard disk eksternal ketimbang di komputer sehingga tidak menghabiskan banyak ruang memori.
3. Gunakan Layanan Cloud
Ada banyak layanan Cloud yang dapat kamu gunakan untuk menyimpan data cadangan secara otomatis. Misalnya, Dropbox dan Google Drive. Dua layanan gratis itu, aplikasinya dapat diunduh di App Store atau Google Play. Cara kerjanya sama, yakni otomatis mem-back up datamu ke Cloud kemudian tersimpan ke akunmu.
Selain itu, ada cara mudah lainnya jika kamu ingin mengembalikan data dari Google Drive atau Dropbox ke smartphone barumu, yakni menyinkronkan akun Cloud ke akun di smartphone-mu. Namun, pastikan kamu memiliki banyak ruang di smartphone, mengingat aplikasi ini cukup memakan memori.
Apapun metode yang kamu pilih, melindungi memori dan data di smartphone adalah hal yang sangat penting.
Smartphone juga telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan. Maka itu, penting untuk menjaga smartphone kamu, terutama jika sebagian besar aktivitasmu dilakukan pada perangkat mobile.
Namun, secanggih apapun itu, smartphone-mu bisa rusak jika jatuh atau terkena air. Apabila hal ini terjadi, kamu bisa kehilangan data-data berharga.
Bukan tanpa solusi, kamu dapat mengantisipasi kejadian tersebut dengan mengetahui hal-hal berikut ini. Apa saja? Selengkapnya, seperti dikutip dari How to Tech, Rabu (30/11/2016) simak ulasannya berikut ini:
1. Data Hilang, Harus Bagaimana?
Tak perlu panik, kamu dapat memulihkan atau mengembalikan data-datamu yang hilang dengan mencoba beberapa aplikasi di Play Store atau Apps Store. Meski secara fisik smartphone-mu rusak, kamu dapat memulihkannya lewat opsi lain, yakni sistem pemulihan data di perangkatmu.
2. Pakai Eksternal Hard Disk
Biasakan untuk selalu menyimpan data cadangan (back up) selain di smartphone kamu. Misalnya, di hard disk eksternal. Untuk pengguna iPhone, kamu dapat mem-back up seluruh datamu melalui Time Machine, sebuah piranti lunak iOS. Time Machine akan memulihkan datamu.
Untuk Android, kamu bisa mentransfernya ke PC dengan menggunakan kabel data atau memasukkan memory card. File tersebut dapat disimpan di komputer atau hard disk eksternal.
Sebaiknya, file disimpan di hard disk eksternal ketimbang di komputer sehingga tidak menghabiskan banyak ruang memori.
3. Gunakan Layanan Cloud
Ada banyak layanan Cloud yang dapat kamu gunakan untuk menyimpan data cadangan secara otomatis. Misalnya, Dropbox dan Google Drive. Dua layanan gratis itu, aplikasinya dapat diunduh di App Store atau Google Play. Cara kerjanya sama, yakni otomatis mem-back up datamu ke Cloud kemudian tersimpan ke akunmu.
Selain itu, ada cara mudah lainnya jika kamu ingin mengembalikan data dari Google Drive atau Dropbox ke smartphone barumu, yakni menyinkronkan akun Cloud ke akun di smartphone-mu. Namun, pastikan kamu memiliki banyak ruang di smartphone, mengingat aplikasi ini cukup memakan memori.
Apapun metode yang kamu pilih, melindungi memori dan data di smartphone adalah hal yang sangat penting.
Facebook Messenger tambahkan fitur game
Jakarta (ANTARA News) - Facebook mengumumkan pengguna aplikasi Messenger kini dapat memainkan game di jendela percakapan.
Mulai 29 November 2016, seperti yang diberitakan laman Phone Arena, aplikasi tersebut sudah dapat diperbarui, dimulai dari Amerika Serikat, untuk dapat merasakan pengalaman terbaru tersebut.
Game yang dapat dimainkan di Facebook Messenger termasuk Pac-Man, Words With Friends, Space Invaders, Arkanoid, EverWing, Nex dan Galaga.
Game dapat dijalankan di perangkat yang memakai iOS dan Android terbaru, tanpa disebutkan secara spesifik.
Game di Facebook Messenger dilengkapi dengan leaderboard, baik perorangan maupun grup dan pengguna dapat menantang teman lainnya.
Bulan lalu, Facebook Messenger menambahkan fitur keamanan enkripsi end-to-end, sama seperti WhatsApp, menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems.
Mulai 29 November 2016, seperti yang diberitakan laman Phone Arena, aplikasi tersebut sudah dapat diperbarui, dimulai dari Amerika Serikat, untuk dapat merasakan pengalaman terbaru tersebut.
Game yang dapat dimainkan di Facebook Messenger termasuk Pac-Man, Words With Friends, Space Invaders, Arkanoid, EverWing, Nex dan Galaga.
Game dapat dijalankan di perangkat yang memakai iOS dan Android terbaru, tanpa disebutkan secara spesifik.
Game di Facebook Messenger dilengkapi dengan leaderboard, baik perorangan maupun grup dan pengguna dapat menantang teman lainnya.
Bulan lalu, Facebook Messenger menambahkan fitur keamanan enkripsi end-to-end, sama seperti WhatsApp, menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems.
Sabtu, 19 November 2016
Pemusnah berita Hoax di sosial media
Facebook menghadapi kritikan pedas lantaran berita bohong alias terkait pemilu Amerika Serikat 2016 yang muncul di situs tersebut.
CEO Facebook Mark Zuckerberg pun menanggapi bahwa berita dan informasi bohong yang dibagikan di Facebook hanya sebagian kecil dibandingkan dengan keseluruhan berita. Meski begitu, Facebook berkomitmen memperbaiki diri dan berjanji bahwa hoax akan hilang dari situsnya.
Saat Facebook berusaha menyortir berita-berita hoax, ada empat yang berhasil mengatasi kabar-kabar hoax yang ada di jejaring sosial berusia 12 tahun itu.
Mengutip Business Insider, Kamis (16/11/2016), melalui ajang hackathon yang diselenggarakan Princeton University, keempat mahasiswa itu membuat sebuah ekstensi pada browser Chrome hanya dalam waktu 36 jam. Mereka menamai proyeknya 'FiB: Stop living a lie'.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Nabanita De, Anant Goel, Mark Craft, dan Catherine Craft yang berasal dari bebeberapa universitas berbeda.
De menyebutkan cara kerja dari ekstensi itu. "(Ekstensi) itu mengklasifikasi seluruh unggahan, baik foto atau screenshot Twitter, foto dewasa, serta tautan palsu dengan tanda terverifikasi atau tidak terverifikasi, menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan," tutur De.
Ia menambahkan, untuk tautan situs, tim menilainya dari reputasi website kemudian juga permintaan terhadap malware dan situs phishing yang mengambil konten dari Google dan meringkasnya.
"Untuk gambar seperti screenshot Twitter, kami mengubah gambar ke teks menggunakan nama pengguna dan memeriksa apakah cuitan itu benar-benar diunggah oleh penggunanya," ujar De.
Para mahasiswa itu telah merilis ekstensi mereka sebagai proyek terbuka, karenanya banyak pengembang yang bisa mengunduh dan menggunakannya.
Solusi keempatnya pun dianggap sebagai sebuah solusi yang cukup efektif untuk menyelesaikan masalah yang kini dialami jejaring sosial raksasa besutan Mark Zuckerberg itu.
CEO Facebook Mark Zuckerberg pun menanggapi bahwa berita dan informasi bohong yang dibagikan di Facebook hanya sebagian kecil dibandingkan dengan keseluruhan berita. Meski begitu, Facebook berkomitmen memperbaiki diri dan berjanji bahwa hoax akan hilang dari situsnya.
Saat Facebook berusaha menyortir berita-berita hoax, ada empat yang berhasil mengatasi kabar-kabar hoax yang ada di jejaring sosial berusia 12 tahun itu.
Mengutip Business Insider, Kamis (16/11/2016), melalui ajang hackathon yang diselenggarakan Princeton University, keempat mahasiswa itu membuat sebuah ekstensi pada browser Chrome hanya dalam waktu 36 jam. Mereka menamai proyeknya 'FiB: Stop living a lie'.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Nabanita De, Anant Goel, Mark Craft, dan Catherine Craft yang berasal dari bebeberapa universitas berbeda.
De menyebutkan cara kerja dari ekstensi itu. "(Ekstensi) itu mengklasifikasi seluruh unggahan, baik foto atau screenshot Twitter, foto dewasa, serta tautan palsu dengan tanda terverifikasi atau tidak terverifikasi, menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan," tutur De.
Ia menambahkan, untuk tautan situs, tim menilainya dari reputasi website kemudian juga permintaan terhadap malware dan situs phishing yang mengambil konten dari Google dan meringkasnya.
"Untuk gambar seperti screenshot Twitter, kami mengubah gambar ke teks menggunakan nama pengguna dan memeriksa apakah cuitan itu benar-benar diunggah oleh penggunanya," ujar De.
Para mahasiswa itu telah merilis ekstensi mereka sebagai proyek terbuka, karenanya banyak pengembang yang bisa mengunduh dan menggunakannya.
Solusi keempatnya pun dianggap sebagai sebuah solusi yang cukup efektif untuk menyelesaikan masalah yang kini dialami jejaring sosial raksasa besutan Mark Zuckerberg itu.
Jumat, 11 November 2016
Aplikasi YouTube Virtual Reality (VR) Kini Telah Hadir di Google Play Store
Seiring dengan perkembangan dunia teknologi yang kian meningkat pesat, teknologi Virtual Reality (VR) tampaknya juga mendapatkan dampaknya. Saat ini, penggunaan teknologi VR pun disebut tengah banyak digandrungi para perusahaan teknologi raksasa dunia, salah satunya sang raksasa internet, Google.
Setelah sebelumnya mengumumkan rencananya untuk menghadirkan WebVR pada Chrome versi Android. Kali ini giliran Google membekali platform berbagi video andalanya, YouTube dengan teknologi serupa. YouTube yang sukses menjadi milik Google semenjak tahun 2006 lalu dengan nilai pembelian sebesar USD 1,65 Miliar tersebut, kini hadir dalam bentuk sebuah aplikasi VR.
Menariknya, aplikasi YouTube VR ini bahkan kini telah bisa ditemukan dan diunduh di toko aplikasi Android, Play Store. Sedikit berbeda dengan YouTube versi standard, YouTube VR kali ini bakal hadir dengan dibekali kemampuan khusus. Dimana aplikasi YouTube VR tersebut akan dapat mengubah setiap video pada platform Android menjadi konten virtual, serta mampu mengubah gambar pada YouTube ke dalam bentuk 3D.
Menggunakan YouTube VR tersebut, pengguna akan dimungkinkan untuk bisa mengeksplor dan menikmati pengalaman yang lebih menyenangkan. Namun, sayangnya sejatinya pengalaman VR ini baru hanya tersedia di Daydream View. Google pun dikabarkan bakal menghadirkan aplikasi VR ini pada perangkat lainnya. Dengan menggunakan YouTube VR, pengguna juga dimungkinkan untuk bisa menyaksikan dan menjelajahi video di YouTube. Dimulai dari video 3D 360, hingga video dengan format persegi standard.
Lebih dari itu, YouTube VR juga dilengkapi dengan mode Theater yang dirancang secara khusus untuk bisa digunakan menyaksikan video standar pada layar lebar virtual. Hadirnya YouTube VR ini sendiri dikatakan juga menjadi wujud dari keseriusan Google dalam mengerjakan teknologi Virtual Reality.
#youtubevr
Setelah sebelumnya mengumumkan rencananya untuk menghadirkan WebVR pada Chrome versi Android. Kali ini giliran Google membekali platform berbagi video andalanya, YouTube dengan teknologi serupa. YouTube yang sukses menjadi milik Google semenjak tahun 2006 lalu dengan nilai pembelian sebesar USD 1,65 Miliar tersebut, kini hadir dalam bentuk sebuah aplikasi VR.
Menariknya, aplikasi YouTube VR ini bahkan kini telah bisa ditemukan dan diunduh di toko aplikasi Android, Play Store. Sedikit berbeda dengan YouTube versi standard, YouTube VR kali ini bakal hadir dengan dibekali kemampuan khusus. Dimana aplikasi YouTube VR tersebut akan dapat mengubah setiap video pada platform Android menjadi konten virtual, serta mampu mengubah gambar pada YouTube ke dalam bentuk 3D.
Menggunakan YouTube VR tersebut, pengguna akan dimungkinkan untuk bisa mengeksplor dan menikmati pengalaman yang lebih menyenangkan. Namun, sayangnya sejatinya pengalaman VR ini baru hanya tersedia di Daydream View. Google pun dikabarkan bakal menghadirkan aplikasi VR ini pada perangkat lainnya. Dengan menggunakan YouTube VR, pengguna juga dimungkinkan untuk bisa menyaksikan dan menjelajahi video di YouTube. Dimulai dari video 3D 360, hingga video dengan format persegi standard.
Lebih dari itu, YouTube VR juga dilengkapi dengan mode Theater yang dirancang secara khusus untuk bisa digunakan menyaksikan video standar pada layar lebar virtual. Hadirnya YouTube VR ini sendiri dikatakan juga menjadi wujud dari keseriusan Google dalam mengerjakan teknologi Virtual Reality.
#youtubevr
Rabu, 09 November 2016
Browser Andrid Bebas Iklan
3 Browser Android untuk Jelajahi Internet Bebas Iklan
Bagi sebagian orang, salah satu masalah cukup menyebalkan ketika menjelajahi internet adalah iklan. Kadang-kadang, iklan muncul secara tiba-tiba dan membuat konten yang ingin kita lihat menjadi terhalang atau bahkan tertutupi.
Tak hanya itu, keberadaan iklan juga bisa berpengaruh terhadap kecepatan mengakses sebuah situs web. Makin banyak iklan yang ditampilkan membuat ukuran data lebih besar dan waktu muat (load) lebih lama.
Namun masalah itu bisa diatasi karena beberapa browser, khususnya di ponsel Android, telah dibekali kemampuan ad-blocker (pemblokir iklan). Karena itu, kamu bisa menjelajahi internet tanpa gangguan.
Penasaran browser apa saja yang sudah dibekali kemampuan itu? Berikut ini tim Tekno Liputan6.com rangkum 3 browser Android yang dibekali pemblokir iklan bawaan.
1. Opera Mini
Browser perusahaan asal Norwegia ini memang dikenal menawarkan waktu muat yang cepat karena dibekali fitur kompresi. Namun tak hanya itu, Opera Mini juga memiliki fitur pemblokir iklan yang dianggap mengganggu.
Penggunaan fitur pemblokir iklan di Mini dipastikan membuat akses internet menjadi lebih cepat. Waktu muat sebuah situs juga lebih cepat 40 persen ketimbang saat fitur ini tak diaktifkan.
Fitur ini juga sangat membantu di kala kuota internet mulai menipis. Berkat teknologi kompresi dari Opera Mini, fitur pemblokir iklan dapat menghemat data hingga 90 persen.
Untuk mengaktifkannya, kamu cukup membuka menu 'O' di Opera Mini, lalu pilih Ad Blocking. Cara lain untuk mengaktifkan fitur ini bisa melalui menu Data Savings.
Browser perusahaan asal Norwegia ini memang dikenal menawarkan waktu muat yang cepat karena dibekali fitur kompresi. Namun tak hanya itu, Opera Mini juga memiliki fitur pemblokir iklan yang dianggap mengganggu.
Penggunaan fitur pemblokir iklan di Mini dipastikan membuat akses internet menjadi lebih cepat. Waktu muat sebuah situs juga lebih cepat 40 persen ketimbang saat fitur ini tak diaktifkan.
Fitur ini juga sangat membantu di kala kuota internet mulai menipis. Berkat teknologi kompresi dari Opera Mini, fitur pemblokir iklan dapat menghemat data hingga 90 persen.
Untuk mengaktifkannya, kamu cukup membuka menu 'O' di Opera Mini, lalu pilih Ad Blocking. Cara lain untuk mengaktifkan fitur ini bisa melalui menu Data Savings.
2. UC Browser
Browser lain yang juga memiliki fitur pemblokir iklan bawaan adalah . Browser ini sebenarnya menawarkan beberapa fitur akses internet cepat, salah satunya untuk Facebook.
UC Browser sudah cukup lama mengadopsi fitur pemblokir iklan, yakni sejak 2014. Fitur ini hadir agar pengguna dapat lebih aman mengakses internet, terutama ketika membuka situs yang terindikasi memiliki iklan berbahaya.
Mengaktifkan fitur ini juga terbilang mudah. Pengguna cukup membuka menu utama dan pilih Ad Block. Pengguna juga dapat memperkuat fitur ini dengan memblokir sticky Ads.
Browser lain yang juga memiliki fitur pemblokir iklan bawaan adalah . Browser ini sebenarnya menawarkan beberapa fitur akses internet cepat, salah satunya untuk Facebook.
UC Browser sudah cukup lama mengadopsi fitur pemblokir iklan, yakni sejak 2014. Fitur ini hadir agar pengguna dapat lebih aman mengakses internet, terutama ketika membuka situs yang terindikasi memiliki iklan berbahaya.
Mengaktifkan fitur ini juga terbilang mudah. Pengguna cukup membuka menu utama dan pilih Ad Block. Pengguna juga dapat memperkuat fitur ini dengan memblokir sticky Ads.
3. Dolphin Browser
Fitur pemblokir iklan di Dolphin Browser sedikit berbeda dari dua sebelumnya karena pengguna harus mengunduh add-on terlebih dulu.
Pengguna dapat mengunduh tambahan pemblokir iklan melalui tautan tertentu. Setelah diunduh, pengguna dapat langsung memasangnya. Namun perlu diperhatikan, sebelum itu aktifkan pemberian izin untuk memasang aplikasi dari pihak ketiga.
Untuk mulai mengaktifkan pemblokir iklan di Dolphin, pengguna cukup membuka menu dengan ikon lumba-lumba. Setelah itu pilih 'Settings', lalu aktifkan fitur Adblock.
Fitur pemblokir iklan di Dolphin Browser sedikit berbeda dari dua sebelumnya karena pengguna harus mengunduh add-on terlebih dulu.
Pengguna dapat mengunduh tambahan pemblokir iklan melalui tautan tertentu. Setelah diunduh, pengguna dapat langsung memasangnya. Namun perlu diperhatikan, sebelum itu aktifkan pemberian izin untuk memasang aplikasi dari pihak ketiga.
Untuk mulai mengaktifkan pemblokir iklan di Dolphin, pengguna cukup membuka menu dengan ikon lumba-lumba. Setelah itu pilih 'Settings', lalu aktifkan fitur Adblock.
Selasa, 08 November 2016
Adobe Project Felix
Pembuatan gambar atau foto realistis bakal lebih mudah dan tidak lagi memakan waktu. Sebab Adobe baru saja merilis aplikasi baru bernama Project Felix.
Project Felix sendiri diluncurkan pada perhelatan Adobe Max 2016 yang berlangsung di San Diego, Amerika Serikat. Aplikasi ini menawarkan desainer kemudahan menggabungkan elemen 2D dan 3D tanpa kerumitan.
Objek 3D yang dibuat dapat ditempatkan pada latar belakang apapun. Agar tampil lebih realitis, Adobe menggunakan mesin rendering V-Ray.
Seperti platform Remix3D besutan Microsoft, Adobe turut menghadirkan banyak koleksi model dengan kualitas tinggi, material dan pencahayaan. Semua itu akan tersedia lewat Adobe Stock.
Project Felix direncanakan dapat diunduh akhir tahun nanti. Aplikasi ini akan dimasukan dalam Creative Cloud versi berbayar, demikian dilansir The Next Web, Kamis (3/11/2016).
#adobe #ProjectFelix #DesignGrafis
Langganan:
Postingan (Atom)











